Righ Header

HDD dan SSD




Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia. Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Ketika kita berbicara tentang teknologi, maka tak lepas pula dengan perihal perkembangannya yang seolah tak terbendungkan lagi, bagaimana tidak, setiap harinya kita selalu menemui teknologi-teknologi terbaru yang seakan memanjakan manusia dalam urusan kesehariannya, hingga dapat diibaratkan bahwa teknologi sama halnya dengan jiwa kedua dari seorang manusia pada saat ini, yang dalam setiap langkah kehidupannya tak dapat dipisahkan dengan teknologi itu sendiri.
Laptop adalah salah satu bentuk teknologi yang sering kita jumpai dalam keseharian kita, ia adalah jelmaan dari PC (Personal Computer), dimana seluruh aspek dan komponen dalam PC (Personal Computer) telah diduplikat sedemikian rupa dalam sebuah laptop yang sangat amat simple, praktis, mudah dibawa, dan dengan berbagai desain yang amat sangat menarik. Bahkan apabila kita amati perkembangannya saat ini, laptop semakin melebihi PC (Personal Computer) itu sendiri, dari spesifikasinya hingga pada desain laptop yang semakin lama semakin memanjakan penggunanya.
Salah satu komponen utama dalam latop yakni adalah memori penyimpanan, yang lebih sering kita kenal dengan Harddisk (HDD) . Dengan hardisk tersebut kita dapat menyimpan berbagai data, file, game, dan berbagai softwere pendukung dalam sebuah laptop. Dan dengan perkembangan teknologi saat ini, harddisk semakin berkembang dengan lahirnya Solid State Drive (SSD), lantas bagaimanakah perbedaan antara keduanya ?
                                                                      




         SSD atau Solid State Drive dengan HDD itu pada dasarnya sama sama menyimpan data, namun hanya saja SSD tidak menyimpan data pada lapisan-lapisan magnetik seperti HDD. sedangkan SSD menyimpan semua data pada chip chip memory flash yang saling terhubung satu sama lain. HDD memiliki daya tahan yang kurang dibandingkan dengan SSD (Solid State Drive), Karena HDD masih menggunakan piringan keras atau cakram magnetis didalamnya sedangkan SSD merupakan harddisk yang menggunakan teknologi non volatille memory sebagai tempat penyimpanannya. Maka sebab itu lah HDD akan segera ditinggalkan dan digantikan oleh SSD. HDD juga mudah rusak dan jika sudah rusak otomatis data-datanya yang berada didalam HDD akan hilang. Flash memory yang digunakan SSD tentu berbeda dengan flash memory yang di gunakan oleh flashdisk baik itu dalam hal kecepatan atau hal type.
Perbedaan HDD dengan SSD
1.      Ukuran dan Bentuk
Komponen atau material yang terdapat pada HDD, seperti platter, head, dll sangat berpengaruh terhadap ukuran atau dimensi serta berat dari HDD itu sendiri. Karena teknologi HDD sangat bergantung pada puraran piringan, hal ini membuat batasan seberapa kecil HDD dapat diproduksi. Sedangkan SSD terbebas dengan batasan tersebut, sehingga ukuran SSD dapat disusutkan seiring dengan perkembangan zaman.





SSD yang tersedia sekrang adalah 2,5 inc, itu berarti hanya diperuntukkan untuk pengguna laptop. Seiring dengan semakin kecilnya ukuran laptop dan semakin banyaknya pengguna PC tablet untuk mejelajahi web. Dan kita akan melihat sendiri kemampuan SSD yang dapat beradaptasi dengan mudah dengan ukuran laptop/tablet.

2.      Harga
Satu unit SSD tergolong mahal untuk masalah harga, perbandingan harga antara HDD dan SSD hampir 5x lipat. Contoh SSD dengan yang berkapasitas 120GB harganya bisa sampai 600ribu. Sedangkan dengan 600ribu kita dapat membeli HDD dengan kapasitas yang jauh lebih besar yaitu 500GB.
3.      Kecepatan Read and Write
Seperti yang saya tulis di atas SSD itu tergolong mahal dengan kapasitas penyimpanan yang sedikit tapi, Pada bagian inilah SSD menunjukan perbedaan yang sangat signifikan.



Kecepatan untuk membaca dan menulis pada SSD hingga 8 kali lebih cepat dibandingkan dengan HDD, PC yang menggunakan SSD sebagai media penyimpanan systemnya dapat melewati proses booting dalam hitungan detik. Sedangkan untuk HDD waktu yang dibutuhkan lebih lama tergantung dengan spesifikasi dan pastinya tidak lebih cepat bila di bandingkan dengan SSD, itulah salah satu alasan SSD lebih mahal harganya.
4.      Efek Yang di Timbulkan
HDD menerapkan unsur mekanik, sehingga dapat menghasilkan efek samping yang buruk. Efek samping yang ditimbulkan antara lain adalah :
  • Panas yang berlebihan
  • HDD mengkonsumsi daya listrik yang tinggi 
  • Putaran pada piringan menimbulkan suara noise yang tinggi  
Sedangkan pada SSD tidak memiliki untuk mekanik maka efek yang di timbulkan oleh SSD antara lain :
  • Tidak memiliki panas atau suhu yang tinggi seperti HDD
  • SDD mengkonsumsi daya sangatlah kecil
  • Tidak ada putaran piringan membuat SSD sama sekali tidak menimbulkan suara yang berisik
5.      Komponen dan prinsip kerjanya
Bagian mekanik pada HDD terdiri atas piringan, motor dan lengan yang terhubung ke piringan. Proses penulisan dan pembacaan data dilakukan dengan melalui proses mekanik di mana piringan diputar oleh motor dan ujung dari lengan yang terhubung ke komponen elektronik yang mengolah data membaca atau menulis, menempel pada piringan yang berputar dan melakukan aktivitas penulisan dan pembacaan data.




Secara umum, proses pengolahan data pada HDD dilakukan karena sinergi antara aktivitas mekanik dan elektrik. Sedangkan di SSD dalam memprosess data, menulis dan membaca data tidak didukung oleh proses mekanik, dalam SSD tidak ada komponen mekanis seperti motor dan lengan serta piringan yang berputar.
Pada SSD hanya terdapat komponen elektronik seperti Intergrated Circuit atau IC, micro chip dan komponen elektronik pendukung lainnya seperti kapasitor. Semua proses pembacaan dan penulisan data dilakukan secara elektrik sama seperti proses yang terjadi pada flashdisk dan RAM.
6.      Fragmentasi 
Karena bentuknya yang spiral, HDD sangat baik untuk menyimpan file-file yang berukuran besar yang terletak pada blok yang berdekatan. Dan ketika kapasitas HDD mulai penuh, file-file yang sudah tersimpan dapat terpencar, inilah yang dikenal dengan istilah fragmentasi.
HDD perlu melakukan fragmentasi untuk menjaga agar HDD dapat berkerja dengan normal, sehingga dapat digunakan secara terus menerus. Inilah yang kurang saya suka dari menggunakan HDD karena jika tidak melakukan defrag pastinya kondisi HDD akan menurun kinerja nya.  Sedangkan pada SSD tidak perlu untuk melakukan fragmentasi, karena data yang sudah tersimpan pada SSD menggunakan Flash memory atau Chip memory jadi tidak perlu di fragmentasi secara berkala seperti HDD.
Note: Jika kalian memiliki rezeki yang lebih ada baiknya kalian membeli SSD karena dengan kita menggunakan SSD proses booting atau transfer data akan lebih cepat dibandingkan HDD. Untuk ketahanan sendiri SSD punya ketahanan yang bagus ketimbang HDD, tergantung dengan pemakain. Jika kamu tidak ceroboh ketahanan HDD akan lumayan lama.
Itulah penjelasan singkat tentang Pengertian dan perbedaan SSD dengan HDD semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk kalian yang membacanya.
Maaf bila ada salah atau kurangnya kalimat, silakan berkomentar dan share artikel ini agar teman teman keluarga atau siapapun tahu akan bedanya SSD dengan HDD.
Sekian terimakasih.

Post a Comment

0 Comments