Righ Header

Pelatihan Inovasi E-learning Berbasis Smartphone Minggu ke-3


Lamperan fitk-Peserta pelatihan e-learning berbasis smartphone sangat antusias menghadiri pertemuan di minggu ke-3.  Mereka dengan seksama menyimak materi yang disampaikan mentor dengan topik pembahasan membuat tugas belajar online dan membuat pertanyaan online  menggunakan aplikasi google classroom dan google drive. Pelatihan ini merupakan program peningkatan kapasitas mahasiswa FITK dibidang teknologi informasi dan komunikasi. Harapannya para peserta nantinya mampu menjadi pendidik yang dapat nenghadirkan pembelajaran berbasis teknologi digital.

Senin, 22 April 2019 merupakan awal pelatihan di minggu ke-3. Materi yang akan dibahas meliputi membuat tugas belajar, mengerjakan tugas belajar, mengoreksi dan mengerjakan tugas belajar siswa, memposting dan mengelola pertanyaan, mengerjakan kuis, mengoreksi dan menilai kuis.

Diawal pembelajaran mentor membuka kelas dan dilanjutkan me-review materi yang telah diberikan di minggu sebelumnya.  Selanjutnya mentor menjelaskan konsep pembuatan tugas belajar secara online.

“Sebelum kita memberikan tugas di kelas online, kita terlebih dahulu harus membuat materi  tugas yang akan diberikan. Materi tersebut bisa disajikan dalam bentuk teks seperti Ms Word  atau bisa juga dalam format media digital lainnya seperti gambar, audio, video,  animasi dan lain sebagainya." Kata salah satu mentor.

Pada pertemuan ini peserta diajak untuk praktik langsung membuat materi tugas belajar  sesuai dengan jurusan masing-masing, selanjutnya bahan materi tugas belajar tersebut di upload di google drive. Bersama-sama dengan mentor, peserta dibimbing untuk menggunakan  aplikasi google classroom guna  membuat postingan tugas, mengatur setelan nilai, batas akhir, dan topik tugas, serta melampirkan file dari drive. Dalam hal ini peserta merasakan langsung pengalaman menjadi guru yang bisa memberikan tugas belajar kepada siswa secara digital.

Selain praktik sebagai guru, peserta pelatihan juga belajar untuk berperan sebagai siswa. Hal ini dimaksudkan agar peserta juga memilki pengalam belajar riil bagaimana mengelola dan melaksanakan kelas digital bersama siswa.  Mentor mengajak peserta untuk membuat jawaban tugas sesuai dengan intruksi yang telah diberikan guru, menyerahkan/mengirimkan tugas dan memberikan komentar, serta merevisi tugas yang sudah dikirimkan.

Setelah itu peserta kembali berperan sebagai guru. Masih dengan bimbingan mentor, peserta diajak untuk memberikan koreksi dan komentar pribadi, memberikan nilai dan mengembalikan tugas, juga mendownload nilai ke dalam format google speardsheet.

Untuk memperkuat ingatan siswa dalam belajar,  guru dapat memberikan pertanyaan/kuis. Metode ini juga dapat diterapkan secara online di google classroom. Mentor mengarahkan peserta untuk memposting dan mengelola pertanyaan, mengatur setelan nilai, batas akhir, dan batas tugas, serta menentukan tipe pertanyaan. Kemudian peserta mempraktikan bersama mentor, prosedur menjawab pertanyaan/kuis dan mengoreksi jawaban siswa.

Pembelajaran dengan format digital tentu saja merupakan sebuah terobosan yang wajib dikuasi guru di era digital ini. Selain tentunya akan sangat disukai oleh siswa, pembelajaran berbasis digital juga sangat efektif dan efisien bagi guru. Banyak lagi metodologi pembelajaran yang dapat dikembangkan dengan google classroom dan aplikasi-aplikasi edukatif lainnya, sebagai calon pendidik maka mahasiswa FITK harus lebih kreatif dalam mempelajarinya.

Post a Comment

0 Comments