Righ Header

Menggagas Pendidikan Nasional Yang Berkualitas

Pendidikan  yang berkualitas merupakan harapan bagi setiap bangsa. Hanya dengan pendidikan yang berkualitas lah sebuah bangsa mampu bediri dengan kokoh untuk membangun masa depan bangsa yang gemilang. Undang-undang Dasar 1945 pasal 4 no.2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan Nasional yang berbunyi: “Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha  Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tangungjawab kemasyarakatan dan kebangsaan”.

Tujuan yang tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 tersebut sungguh merupakan tujuan yang mulia dan sekiranya perlu diwujudkan bersama oleh segenap komponen bangsa Indonesia. Terlebih lagi mengingat fenomena sosial akhir-akhir ini, pendidikan sepertinya belum mampu menjadi jawaban untuk menyelesaikan berbagai masalah yang ada.


Pendidikan yang berkualitas menjadi keniscayaan bagi sebuah bangsa yang juga ingin memiliki sumber daya manusia yang berkualitas pula. Pendidikan yang berkualitas akan menentukan kemajuan suatu bangsa, karena hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitas pula sebuah bangsa dapat terus melaju menjadi bangsa yang lebih bermartabat dan berdaya saing.

Salah satu indikator pendidikan yang berkulitas adalah jika proses pendidikan yang diselenggarakan berbasis pada kemajuan peradaban. Artinya secanggih apapun sebuah kurikulum dikonsepkan, akan tetap saja jauh dari solusi apalagi untuk menjawab perubahan jaman, jika kurikulum tersebut ternyata tertinggal jauh dari kemajuan yang ada.

Apalagi di negeri ini kita mengenal istilah ganti menteri ganti kebijakan, ini bisa jadi justru akan menjadi preseden buruk kami kemajuan pendidikan nasiona. Pergantian kebijakan seharusnya dilakukan berdasarkan kebutuhan dan peruntukan yang jelas terkait kurikulum pendidikan nasional. Bukan hanya semata-mata unjuk kekuatan.

Kurikulum pendidikan seharusnya lebih mengacu pada setiap perubahan dan perkembangan jaman. Misalkan dengan lebih banyak memanfaatkan teknologi baik dalam pembelajaran maupun dalam pelayanman kependidikan. Telah kita ketahui bersama bahwa keberadaan teknologi mampu menjawab sekian banyak persoalan yang tadinya tidak mampu dijawab atau dikerjakan oleh manusia. Teknologi juga mampu mempercepat penyelesaian pekerjaan. Dengan memanfaatkan teknologi secara tepat guna, pendidikan akan mampu berproses lebih dinamis dan dapat mengikuti ritme perubahan jaman.

Post a Comment

0 Comments