Righ Header

Bapak Teknologi modern 4G dari Kediri

Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi telah mampu melahirkan penemu-penemu di abad 20-an ini baik di dunia barat maupun di timur. Takingin kalah, di Indonesia juga telah lahir anak bangsa yang saat ini telah mampu mengharumkan nama Indonesia.

Di era peradaban penuh dengan digitalisasi saat ini, banyak negara-negara yang menciptakan teknologi-teknologi canggih sesuai tuntutan perubahan zaman contohnya seperti Android yang terus di up grade sesuai kebutuhan era modern. Merasa tak ingin tertinggal jauh dari negara-negara berkembang, Tokoh asal kediri ini yaitu Bapak Profesor Khoirul Anwar-mampu menciptakan teknologi 4G LTE (Long Term Evolution). Beliau lahir pada tahun 1978 di pulau jawa tepatnya di daerah Kediri, Jawa Timur.

Sistem 4G ini merupakan sistem jaringan yang menyediakan pita lebar untuk berbagai perlengkapan elektronik, seperti teknologi telpon pintar dan laptop dengan menggunakan modem USB.

Cita-cita beliau sewaktu kecil yaitu ingin menjadi The next Einstein, menjadi Ilmuwan hebat dan terkenal. Dahulu beliau adalah orang yang kehidupannya terkendala ekonomi sampai-sampai beliau harus mengirit porsi makan yang mengakibatkan dirinya kemudian jatuh sakit. Tetapi dalam keterbatasannya itu membuat beliau tegar dan terus belajar sehingga ia menjadi lulusan terbaik dari ITB (Institut Teknologi Bandung) dan benar-benar menjadi The next Einstein, menjadi apa yang ia cita-citakan sejak kecil.

Kita sebagai warga Indonesia wajib berbangga karena jaringan 4G LTE ini sudah banyak digunakan di negara-negara maju dan Teknologi jaringan 4G ini merupakan revolusi dan pengembangan dari jaringan 3G yang diciptakan oleh ilmuwan barat.

Saat ini beliau tinggal di Jepang bersama Istri dan anaknya, tetapi ia ingin kembali ke negaranya sendiri, yakni Indonesia dengan alasan yang sangat mulia. Dalam sebuah media, Beliau mengatakan bahwa ia ingin kembali ke Indonesia dengan niat untuk mengembangkan negara indonesia dan membagikan ilmunya disana. Sungguh ini merupakan Niat yang sangat mulia. Walaupun nantinya gaji yang diperoleh tidak sebanding dengan gajinya di Jepang, beliau tetap berkomitmen bahwa dirinya benar-benar ingin pulang ke Negeri sendiri karena disana lah menurutnya tempat yang pas untuk dirinya dan keluarganya.

Setelah cita –citanya menjadi seorang ilmuwan sudah tercapai, saat ini masih ada cita-cita yang akan beliau realisasikan yaitu mengajar dan mengabdikan dirinya di sebuah lembaga pendidikan di Indonesia yaitu di Institute Teknologi Bandung (ITB), tempat dahulunya beliau melakukan study guna menyebarluaskan Ilmu pengetahuannya di sana dan melahirkan ilmuwan-ilmuwan baru anak negeri ini agar negara Indonesia dipandang mata oleh dunia berkat prestasi-prestasinya bukan terkenal berkat bencana-bencana, masalah-masalah dan hal-hal negatif yang ada di negara Indonesia ini.

Semangat beliau ini patut dicontoh generasi muda saat ini dengan berpikiran bahwa kita tidak boleh ataupun tidak bisa hanya menjadi negara konsumtif saja, tetapi generasi muda Indonesia saat ini seharusnya membuktikan pada dunia bahwa kita bisa menjadi negara pencipta dan menjadi negara pelopor Ilmu pengetahuan modern