Righ Header

Teknologi Robotika; Kemajuan atau Sebuah Ironi

Manusia adalah makhluk yang tumbuh dan berkembang, pertumbuhan manusia bisa berhenti namun perkembangan manusia akan selalu terjadi, begitulah setidaknya teori psikologi perkembangan manusia mengatakan. Manusia memang makhluk yang mempunyai daya inovasi dan improvisasi untuk tetap bertahan hidup. Dalam berbagai bidang, manusia telah mengukir sejarahnya masing-masing.


Dalam bidang mesin misalnya, manusia telah mencatatkan sejarahnya terkait dengan perkembangan dari waktu ke waktu untuk membuat mesin sebagai alat bantu kehidupan. Sebelum adanya mesin manusia melakukan pekerjaan dengan mengandalkan akal pikiran, tubuh dan alam sekitar. Cara ini dipakai oleh jutaan manusia di belahan bumi sejak berjuta-juta tahun yang lalu. Hingga muncullah gagasan menciptakan alat untuk membantu dan memudahkan pekerjaan manusia. Pada awalnya manusia membuat alat dengan mengandalkan apa yang ada di alam ini. Manusia membuat alat pertanian seperti cangkul dengan batu dan kayu, manusia membuat kapal kayu untuk menangkap ikan di laut, kendaraan dulu pun sangat sederhana sebut saja gerobak yang di tarik oleh hewan piaraan seperti sapi dan kuda. Hingga akhirnya saat ini ada berbagai macam mesin untuk membantu pekerjaan manusia, namun tentunya hingga ditemukannya mesin ini dibutuhkan waktu yang tidak sebentar melalui proses yang sangat panjang sampai manusia dapat mengenal mesin.

Dengan adanya akal pikiran manusia dapat menciptakan berbagai macam alat untuk membantunya dalam bekerja. Lambat laun manusia mulai berpikir bagaimana caranya untuk menciptakan alat yang bisa melakukan pekerjaan layaknya manusia. Awalnya manusia menciptakan mesin yang bertugas seperti otak manusia (Komputer). Menciptakan mesin yang bertugas menjalankan fungsi seperti bagian tubuh manusia seperti tangan dan kaki. Hingga akhirnya manusia bisa menciptakan robot pakar seperti robot pramu saji, robot penyelam dan robot militer.

Dalam kehidupan masyarakat modern, istilah robot sudah terasa begitu akrab. Meskipun kehadirannya jarang ditemui ditempat umum tetapi masyarakat akan langsung paham apabila mendengar isltilah robot. Masyarakat mengenal robot kebanyakan dari film dan cerita (seperti novel dan komik). Pada umumnya mereka menganggap robot adalah mesin yang menyerupai manusia dan berfungsi membantu manusia atau mesin yang menyerupai bagian tubuh manusia yang bertugas menggantikan pekerjaan-pekerjaan yang semula dilakukan manusia.

Pada umumnya orang mengetahui bahwa robot pertama kali diciptakan oleh bangsa Barat namun hal ini tidaklah benar karena di era keemasan peradaban Islam teknologi berkembang sudah sangat pesat. Pada era 13 Masehi dunia Islam sudah menggenggam teknologi robotika. Para insinyur muslim di zaman ke khalifahan sudah mampu menciptakan robot yang bisa melakukan aktifitas mirip manusia. Pencapaian ini sekaligus mematahkan klaim Barat yang menyatakan bahwa Leonardo da Vinci sebagai perintis teknologi robot.

Leonardo da Vinci baru merancang pembuatan robot pada tahun1478, itu pun baru berbentuk desain di atas kertas. Sedangkan Insinyur muslim yang sangat cerdas Al-Jazari sudah berhasil merancang dan menciptakan robot pada awal abad ke 13 masehi. Atas dasar itulah Al-Jazari dijuluki sebagai bapak robot oleh ilmuan modern. Terbukti peradaban Islam lebih maju 3 abad dalam teknologi robot dibanding bangsa barat.

Pada awalnya Al-Jazari menciptakan robot pemain musik untuk menghibur tamu kerajaan. Selain itu dia juga menciptakan robot pramusaji yang bertugas untuk menuangkan minuman kedalam gelas. Rancangan seperti inilah yang ditiru ilmuan bangsa barat dan ilmuan modern untuk menciptakan robot manusia masa kini.

Saat ini robot berbentuk manusia tidak terlalu diperhatikan meskipun perkembangan robot android atau humanoid tetap berlangsung dan mengalami perkembangan. Kini robot adalah pekerja industri berupa tangan atau lengan yang dijalankan dengan program komputer untuk menjalankan pekerjaan di bidang industri. Bentuk robot industri ini lebih dikenal sekarang dibandingkan robot seperti manusia.

Pertanyaannya sekarang apakah robot akan menggantikan manusia? Kemampuan robot untuk melakukan pekerjaan manusia masih jauh lebih baik dari segi keterampilan dan kecerdasannya. Robot industri tidak bisa disamakan dengan manusia karena ia bekerja berdasarkan perintah yang dimasukkan manusia sebagai program. Robot bisa melakukan semua gerakan manusia seperti mengambil, menyentuh, mengemas, menarik dan lain-lain tetapi robot tidak bisa berfikir. Ilmuan dan insinyur banyak yang membuat kecerdasan buatan untuk robot tetapi untuk membuat robot mampu berfikir layaknya manusia masih sangat jauh.

Kemampuan robot untuk melakukan gerakan manusia sangat membantu manusia di dunia industri. Seperti industri mobil proses perakitan, pemindahan dan banyak lagi. Gerakan berulang-ulang yang presisi adalah salah satu keunggulan robot dibanding manusia sehingga didapatkan hasil produksi yang konstan dan standar.

Robot industri harus diprogram untuk melakukan step demi step gerakan sebelum digunakan. Benda kerja harus ditempatkan di tempat yang pasti dan tidak berubah-ubah selama proses produksi barang berlangsung. Jika benda meleset atau tidak berada di posisi seharusnya maka proses akan salah dan robot tidak bisa mengkoreksinya. Robot tidak bisa mendengar dan melihat. Apalagi merasakan kondisi objek disekitarnya. Robot hanya bekerja berdasarkan perintah program dan tidak bisa mengadopsi situasi baru yang terjadi disekitarnya.

Robot memberikan keuntungan tersendiri bagi pekerja industri dan suatu Negara dimana ia bisa bebas dari pekerjaan yang menjenuhkan. Benar robot akan menimbulkan pengangguran tetapi jangan lupa robot juga menciptakan lapangan pekerjaan, seperti : insinyur robot, teknisi, sales, programmer dan pengawas. Robot memberikan keuntungan bagi dunia industri karena adanya peningkatan output dan perbaikan kualitas. Industri robot tidak mengenal rasa jenuh dan keluhan, ia bisa bekerja tanpa lelah siang dan malam dengan performa yang sama.

Perkembangan teknologi robotika berpengaruh pada kondisi social-ekonomi manusia pada zaman dahulu hingga saat ini. Saat ini pekerjaan-pekerjaan manusia mulai digantikan dengan mesin. Pabrik-pabrik tidak lagi membutuhkan SDM yang banyak lagi karena tugas dari pekerja-pekerja tersebut sudah digantikan dengan sebuah mesin (robot). Disatu sisi tenologi robot memudahkan manusia dalam melakukan pekerjaan tetapi di lain sisi tidak bisa dipungkiri bahwa teknologi robot khususnya di bidang industri juga menjadi salah satu faktor melonjaknya angka pengangguran. Karena banyak pekerjaan yang dahulu harus dikerjakan sepuluh orang kini cukup satu operator saja. Dalam sudut pandang ini teknologi robot turut menjadi alasan meningkatnya angka kriminal, kesenjangan sosial, dan tragedy kemanusiaan lainnya. Manusia menciptakan robot, robot berperan untuk manusia, robot hidup dalam kehidupan manusia, robot bisa dirusak oleh manusia, dan mungkinkah robot akan merusak tata kehidupan umat manusia. (Sumber gambar: teknologimasadepandunia.blogspot.com)

(Muhammad Nur Fadhli)
Edisi Cetak: Buletin Lamperan Edisi II/ Desember/ 2013


Post a Comment

1 Comments

  1. Sangat bermanfaat sekali artikelnya, wah ternyata perkembangan robot di dunia sudah sangat canggih ya..

    kunjungi blog kami
    ROBOTIKA GUNADARMA

    ReplyDelete

Kami sangat antusias terhadap ide dan gagasan anda, sila berikan tanggapan!