Righ Header

Teknologi Komunikasi; antara Fashion atau Investasi


Teknologi komunikasi merupakan perangkat teknologi yang diciptakan untuk menghubungkan orang yang satu dengan yang laiinya, serta kepentingan satu dengan kepentingan lainnya. Seiring kemajuan teknologi itu sendiri, teknologi komunikasi telah berwujud dalam banyak jenis sehingga juga memiliki fungsi yang berbeda-beda. Dulu ketika pertama kali teknologi komunikasi tercipta hanya digunakan sebagai alat pewarta berita penting dan hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu. Kemudian semakin berkembang teknologi diciptakan sebagai kebutuhan sekunder bagi manusia diantaranya televisi, radio, dan lain-lain.

Perkembangan jaman dan arus globalisasi menuntut setiap orag untuk menyelaraskan kehidupan dengan lingkungannya. Kebutuhan sekunder ataupun tersier berubah menjadi kebutuhan primer, tingkat kebutuhan yang sebenarnya tidak mendesak menjadi kebutuhan penting dan diutamakan. Sebut saja seperti halnya hand phone yang awalnya ditujukan dibuat untuk alat komunikasi saja namun kini menjadi sebuah barang yang memiliki nilai yang tinggi dalam hal kebutuhan manusia, dan mampu menggeser kebutuhan-kebutuhan lainnya. Saat ini hand phone menjadi komoditi yang memiliki rating tinggi dalam hal pemasaran.

Fenomena ini tercipta seiring perubahan pola pikir masyarakat yang menilai produk teknologi seperti hand phone bukan lagi sebatas alat komunikasi melainkan mempunyai banyak fungsi. Hand phone bagi sebagian orang telah bermetamorfose menjadi alat untuk memperlihatkan tingkat dan status ekonomi dan mencerminkan gaya hidup (life style). Bagi sebagian lagi hand phone merupakan alat investasi untuk menumpuk kekayaan baik secara langsung maupun tidak.

Perubahan fungsi hand phone ini terjadi karena memang adanya perkembangan perangkat ini yang semakin canggih. Saat ini hand phone telah menyatu dengan perangkat canggih lainnya yaitu komputer. Perpaduan antara komputer dan hand phone ini menghasilkan sebuah piranti komunikasi yang yang mampu melakukan segala pekerjaan, dari urusan pribadi, organisasi, kantor dan kemayarakatan. Hand phone kini menjadi barang yang memiliki nilai jual tinggi dan menjadi kebutuhan hampir seluruh lapisan masyarakat.

Berkembangnya teknologi terutama hand phone ini membuat banyak orang berlomba-lomba untuk memiliki bahkan mengesampingkan kebutuhan primer mereka. Gejala seperti ini telah membuka kemungkinan terus meningkatnya budaya konsumtif yang hanya bertujuan untuk memamerkan kepemilikannya kepada orang lain sebagai cerminan fashion dan gaya hidup mereka agar orang lain mengikutinya. Dalam hal fashion teknologi bagaikan sebuah virus yang mengancam bagi orang-orang yang memiliki banyak uang yang tidak pernah puas dalam memiliki sebuah produk teknologi bahkan sudah menjadi fenomena akut dan membuat orang semakin gila akan teknologi yang baru dan semakin canggih. Namun berbeda bagi masyarakat yang tingkat ekonominya rendah, kemajuan teknologi masih belum bisa diikuti karena factor harga yang sangat mahal, sehingga konsumsi teknologi lebih pada kebutuhan pokokny saja, misalkan membeli hand phone yang ppenting bisa untuk SMS dan panggilan. Berbeda bagi kalangan tertentu yang membeli handphone dengn spesifikasi tinggi agar bisa bergaya (gaul) dengan teman-temannya karena adanya fitur yang banyak dalam perangkat mini tersebut.

Teknologi dalam kacamata investasi juga merupakan komoditas yang sangat menguntungkan bagi kalangan pedagang atau bisnisman. Semakin tercucinya otak masyarakat yang mengganggap ketinggalan jaman jika memakai teknologi yang itu-itu saja maka muncul peluang bear dalam dunia bisnis. Orang-orang yang mempunyai cara pikir bisnis dan mampu membaca peluang maka teknologi bisa menjadi komoditi yang besar dalam hal mendapatkan uang, seperti jual beli gadget, service, aksesoris dan lain-lainnya. Perkembangan teknologi juga membuka peluang bagi munculnya gaya baru berbisnis. Ketika cara bisnis dengan penanaman saham secara manual banyak ditinggalkan, kini dengan cara baru yaitu bisnis online yang hanya dengan bertatap muka dengan handphone atau perangkat komputer atau alat elektronik lain yang mendukung bisa dengan mudahnya orang berinvesasi ataupun bertransaksi bisnis.

Perkembangan dunia teknologi terutama dalam bidang komunikasi juga membuka peluang orang untuk semakin terbuka pada dunianya. Namun pola pikir yang salah menyikapinya akan mendestruksi pemikiran seseorang dalam hal penggunaannya. Apakah produk teknologi ini memang berperan sebagai alat bantu untuk memecahkan masalah atau justru hanya sekedar alat pemuas bagi kebutuhan yang sebenarnya tidak begitu dibutuhkan, semua kembali lagi kedalam pola pikir setiap pribadi. (Sumber gambar: www.ugasplatinum.com)

(Arif Yuswanto)
Edisi Cetak: Buletin Lamperan Edisi II/ Desember/ 2013

Post a Comment

0 Comments