Righ Header

Perkembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer


Media berasal dari bahasa latin, bentuk jamak dari kata medium yang berarti perantara. Secara bahasa, arti dari media sendiri adalah alat pengantar pesan dari pengirim ke penerima dan dapat merangsang perhatian, pikiran, perasaan atapun minat, sehingga terjadinya proses belajar dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Media pembelajaran merupakan suatu sarana untuk membantu proses belajar mengajar. Pada awal sejarah pendidikan, belajar hanya berinteraksi antara guru dan murid, sehingga sumber utama pembelajaran yaitu diperoleh dari seorang guru. Seiring perkembangan zaman, media pembelajaran juga selalu berkembang.

Fungsi media pembelajaran sangatlah banyak, diantaranya adalah untuk menarik perhatian siswa, membantu memahami pembelajaran, membangkitkan motivasi belajar, mengatasi keterbatasan ruang waktu dan daya indera, membuat pembelajaran semakin aktif, mengurangi pembelajaran yang terpusat kepada guru, dan yang paling utama adalah untuk membuat siswa jadi lebih aktif. 

Media pembelajaran dapat dikategorikan menjadi media pembelajaran berbasis visual, Audio dan Audio visual, maupun berbasis komputer. Media pembelajaran berbasis visual adalah media pembelajaran yang menyalurkan pesan lewat indera penglihatan atau mata, media pembelajaran audio melalui indera pendengaran, dan media pembelajaran berbasis komputer adalah penggunaan komputer sebagai media penyampaian informasi pembelajaran, latihan soal, umpan balik, sampai skor jawaban peserta didik.

Terdapat begitu banyak media pembelajaran, namun media pemeblajaran berbasis computer terus berkembang seiring kemajuan teknologi ini. Komputer merupakan salah satu alat elektronik yang dapat menerima arahan atau data digital. Dari Perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, perkembangan komputer dapat dikatakan sangat cepat. Sejarah komputer elektronik dapat dikatakan bermula dari tahun 1940-an dan mengalami perkembangan dengan cepat hingga saat ini. Bahkan sampai ada yang berpendapat bahwa saat ini adalah era informasi global, yang mana semua dapat dilakukan dengan bantuan komputer. Kita dapat memanfaatkan komputer dalam berbagai macam hal, diantaranya adalah menulis, menggambar, mengedit foto, memutar lagu dan video, mengolah data-data analisis hasil penelitian, sampai mengendalikan mesin-mesin industri. 

Dalam dunia pendidikan, komputer telah diperkenalkan dan digunakan di sekolah dari pendidikan dasar sampai tingkat perguruan tinggi. Komputer dapat dijadikan sebagai media pembelajaran atau alat bantu dalam menyampaikan pembelajaran yang interaktif, selain itu komputer juga dapat mempermudah dalam mencari dan menghasilkan bahan-bahan pembelajaran secara efektif dan efisien. Oleh karena itu, mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan yang notabene adalah calon guru harus mampu memanfaatkan kemajuan teknologi ini dalam membantu keberhasilan proses belajar mengajar. 

Proses pembelajaran pada awalnya adalah hanya dengan ceramah dan bantuan peralatan seperti papan tulis, gambar, atau model. Kemudian berkembang dengan memanfaatkan media elektronik seperti Overhead Proyektor (OHP), slide, atau film. Dengan alat bantu ini, pengajar akan sangat terbantu karena tidak lagi menulis di papan tulis, sehingga dapat memberikan waktu yang lebih banyak dalam berkomunikasi, berdiskusi, ataupun interaksi lainnya. Selanjutnya, pembelajaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi canggih seperti radio, televisi, sampai satelit. 

Untuk saat ini, pemanfaatan media pembelajaran berbasis komputer lebih banyak dalam wujud pemutaran audio-video, presentasi dan penggunaan jaringan internet. Penggunaan media komputer sebagai media pembelajaran berupa presentasi dapat memanfaatkan software aplikasi PowerPoint, Adobe Flash, bahkan software yang lagi banyak diperbincangkan saat ini, yaitu Lectora Inspire yang merupakan salah satu software yang sangat diprioritaskan untuk dipelajari peserta training Laboratorium Multimedia Pembelajaran Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan. Dari beberapa software tersebut, secara umum hampir sama pemanfaatannya. Selain itu media pembelajaran juga dapat memanfaatkan aringan internet, seperti web pembelajaran, transfer file-file materi didalam blog, mengirim file lewat e-mail, bahkan sampai e-learning.

Komputer sebagai media pembelajaran mempunyai beberapa fungsi, yaitu fungsi kognitif, fungsi afektif, dan fungsi psikomotor. Fungsi kognitif Komputer dapat mengajarkan konsep-konsep aturan, prinsip, langkah-langkah, proses, dan kalkulasi yang kompleks. Komputer juga dapat menjelaskan konsep tersebut dengan sederhana dengan penggabungan visual dan audio yang dianimasikan. Sehingga cocok untuk kegiatan pembelajaran mandiri. Untuk fungsi afektif, komputer dapat menyajjikan file-file video yang dapat menggugah perasaan dan sikap peserta didik. Sedangkan fungsi psikomotor, komputer dapat dikemas dalam bentuk simulasi yang sangat bagus digunakan untuk menciptakan kondisi dunia kerja, misalnya adalah simulasi pesawat, bis, dan lain sebagainya.

Penggunaan komputer sebagai media pembelajaran mempunyai tingkat efektifitas yang lebih dibanding media lainnya karena faktor dukungan program dan aplikasinya. Hal ini terlihat dari pemanfaatannya yang begitu banyak. Komputer memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kemampuan dan kecepatannya dalam memahami pengetahuan dan informasi yang ditanyangkan. Akan tetapi guna memanfaatkan media komputer ini, seorang guru harus selalu belajar dan mengikuti perkembangan zaman guna meng-upgrade dan meng-update kemampuan dan keterampilannya dalam menggunakan teknologi pembelajaran berbasis Komputer tersebut.

(Anggi Jatmiko)
Edisi Cetak: Buletin Lamperan Edisi II/ Desember/ 2013 
 

Post a Comment

0 Comments