Righ Header

Cara Meningkatkan Performa Android Tanpa ROOT

 
Siapa sih yang gak kenal android? Hanya orang yang tidak melek teknologi saja!!!. Pada kesempatan kali ini, penulis ingin berbagi tips buat para androiders, agar performa android anda tidak menurun, meskipun sudah terpasang banyak aplikasi. Caranya??? Simak tulisan dibawah ini.

Sebelum berlanjut ke tutorial, alangkah baiknya anda tahu bagaimana kinerja sebuah gadget (sebut android). Processor dan RAM sangat berpengaruh pada sebuah android. Semakin banyak space RAM yang tersedia, semakin cepat pula pengoperasian androidnya. Bagaimana dengan android yang mempunyai RAM kecil? Caranya ya harus mengurangi aplikasi yang berjalan. Apakah hanya untuk android yang RAMnya kecil saja? Jawabannya TIDAK. Ini untuk semua android yang ber OS 4.1 keatas (Jellybean, Kitkat, Lollipop). Untuk OS dibawahnya ada cara tersendiri.

Apa saja sih faktor yang membuat gadget kita performanya menurun?

1. Terlalu banyak install aplikasi
Hampir semua aplikasi meninggalkan residu (cache), disadari atau tidak, cache ini semakin lama akan bertambah, maka harus di manage dengan baik dengan cara hapus cache.

2. Terlalu banyak aplikasi yang berjalan di backgroud
Disarankan untuk rutin meng-close aplikasi ketika sudah tidak digunakan. Selain itu rutin pula restart gadgetnya.

3. Antivirus
Virus pada sistem operasi Android/Linux itu tidak banyak, cukup hindari mengunduh aplikasi yang sumbernya tidak jelas (selain dari playstore).

4. Aplikasi Penghemat Baterai/Task Killer
Aplikasi ini cukup fenomenal dikalangan androiders. Sebenarnya, aplikasi ini hanya sekedar mempermudah akses dalam meminimalkan penggunaan baterai. Dan sudah pasti ini membuat RAM menjadi penuh.

5. Aplikasi Facebook
Entah seberapa pentingnya aplikasi facebook ini, yang jelas aplikasi ini termasuk salah satu aplikasi yang mengkonsumsi terlalu banyak RAM dan Baterai! Akses facebook melalu web browser akan lebih menghemat baterai dan memori dari pada harus menginstall aplikasinya.

6. Auto Update Apps Android di Playstore
Fitur auto update apps android ini memang terasa baik untuk mendapatkan aplikasi ter-update, namun akan merasa terganggu jika tiba–tiba men-download dan meng-install aplikasi ketika sedang digunakan untuk menjalankan aplikasi lain. Selain itu, anda akan "dipaksa" meng-update semua aplikasi yang sebenarnya tidak ingin anda update. Cara menanggulangi hal tersebut yaitu dengan masuk ke PlayStore, dan setting pembaruan otomatis (disable).

7. Banyak pasang widget
Widget di android ini memberikan kemudahan untuk menggunakan aplikasi yang tersedia. Misalnya shortcut untuk melakukan suatu fitur pada aplikasi tertentu, atau melihat informasi yang ter-update pada aplikasi tersebut. Namun jika terlalu banyak widget tentu akan memakan penggunaan memori RAM pada android yang akan mengakibatkan tidak ada ruang lagi untuk penggunaan aplikasi lain. Jadi hapus widget yang setidaknya kurang penting atau jarang digunakan.

8. Menggunakan launcher/tema yang berat
Tema emang bikin gadget kita terlihat keren dan unik, tapi anda tetap harus cerdas memilih launcher mana yang memiliki banyak kostumisasi tapi tetap bersahabat untuk gadget kita.

9. Live wallpaper
Wallpaper bisa gerak gerak sendiri, bisa dimain-mainkan, keliatan hidup, lucu dan seru.. Tapi berbagai keseruan dan kelucuan tadi juga punya dampak buruk ke performa dan baterai. Karena biasanya live wallpaper akan memicu CPU/GPU agar bekerja lebih intens. Oleh karena itu, disarankan untuk menggunakan wallpaper statis semisal yang ada di gallery.

Itu tadi beberapa hal yang bisa bikin kinerja gadget android kita kurang maksimal. Kalau sudah tahu, sekarang waktunya dipraktikkan.

Optimalisasi di Setting
  • Masuk ke Setting >> Display >> Brightness. Atur brightness sesuai kebutuhan, terlalu terang gak bagus buat mata dan baterai, usahakan brightness seminimal mungkin.
  • Auto rotate screen (OFF), gunakan kalau diperlukan aja.
  • Screen Timeout atur ke 15/30 detik.
  • Wallpaper (opsional) ganti dengan wallpaper yang berwarna gelap/dominan hitam, untuk meminimalkan konsumsi layar HH.
  • Setting >> Sound. Matikan fitur yang dirasa tidak perlu seperti touch sound dan dialing keypad tone.
  • Matikan GPS jika tidak dipakai.
  • Setting >> Backup and reset, atur Backup my data (OFF). Hidupkan jika hanya ingin membackup.
  • Matikan Mobile data jika terdapat jangkauan akses internet Wifi. Mobile data signifikan menguras baterai ketimbang Wifi.
  • Setting >> About device >> Software update, matikan Auto update
Disable Aplikasi Bawaan
Bloatware adalah aplikasi bawaan dari pabrikan smartphone untuk kepentingan tertentu. Sebagian besar Bloatware tidak terlalu di inginkan oleh pengguna. Hal tersebut akan membuat smartphone kita menjadi lambat dan boros baterai, karena kapasitas RAM terpakai oleh aplikasi tersebut, seiring kita menginstall aplikasi lain. Untuk mengatasi hal tersebut kita bisa uninstall aplikasi bawaan tersebut tanpa harus Root smartphone kita.

Perhatikan langkah-langkah berikut untuk menonaktifkan / disable aplikasi tersebut;

  • Buka Settings
  • Pilih Manage Applications/Application Manager.
  • Swipe ke kanan hingga menemukan All Application
  • Pilih aplikasi yang akan dinonaktifkan
  • Tap pada aplikasi tersebut lalu pilih disable /Turn Off.
  • Akan terdapat notifikasi peringatan, pilih OK. 
  • Dengan adanya aplikasi yang di disable/Turn Off maka akan mucul Tab baru setelah All Applications. Tab ini berfungsi untuk melihat aplikasi apa saja yang telah di disable.
  • Restart HH setelah selesai mendisable semua aplikasi yang tidak diperlukan.
Semoga bermanfaat...

Khoiril Mawahib

Post a Comment

0 Comments