Righ Header

Alat permainan edukatif anak usia dini dulu dan sekarang

Pendidikan Anak Usia Dini

Salah satu aset terbesar yang dimiliki oleh sebuah bangsa adalah anak usia dini karena anak usia dini merupakan generasi bangsa yang memiliki pengaruh besar bagi kemajuan suatu bangsa. Sebuah bangsa dapat berkembang bahkan maju dengan baik apabila memiliki generasi bangsa yang berkualitas, tidak hanya berkualitas pada bidang akademik yang memiliki pengetahuan serta wawasan yang luas tetapi juga cerdas secara sosial-emosianal serta cerdas dalam spiritual.

Untuk dapat memiliki generasi yang ideal atau berkualitas demi kemajuan sebuah bangsa, maka sangatlah penting peran seorang pendidik untuk memberikan pelayanan pendidikan yang baik untuk peserta didik terutama pada pendidikan anak usia dini. Namun sebuah pendidikan akan berjalan dengan baik apabila mendapat dukungan serta perhatian khusus dari pemerintah serta memiliki fasilitas yang memadai. Tidak semua lembaga sekolah di Indonesia yang sudah mendapat perhatian khusus serta fasilitas yang memadai. Hal ini dapat dilihat dari realita yang terjadi di Indonesia, pendidikan anak usia dini di Indonesia masih dipandang sebelah mata oleh pihak yang tidak ikut andil di dalamnya. Padahal kewajiban seorang pendidik anak usia dini lebih besar, namun hak yang mereka dapat lebih kecil. Itulah fenomena yang terjadi pada pendidikan anak usia dini di Indonesia. Sangat berbanding terbalik jika dibandingkan dengan negara lain yang justru pendidikan yang paling ditekankan adalah pendidikan anak usia dini, karena pendidikan pada anak usia dini akan berpengaruh pada kehidupan seorang anak di kemudian hari.

Seiring dengan berjalannya waktu, zaman semakin modern. Gaya hidup yang dialami oleh orang zaman dahulu dengan sekarang pun berbeda. Orang pada zaman sekarang lebih memilih sesuatu yang serba instan tanpa melalui proses yang seharusnya dilaluinya terlebih dahulu. Hal ini pun berpengaruh besar pada perkembangan anak usia dini disekitarnya. Contohnya anak usia dini pada zaman dahulu masih menggunakn alat permainan tradisional, bedanya dengan anak usia dini zaman modern ini anak lebih menggunakan alat permainan modern seperti gadget. Berikut akan dijelaskan mengenai alat permaianan edukatif anak usia dini zaman dulu dan sekarang.

Pengertian Alat Permainan Edukatif Tradisional.
Alat permainan edukatif tradisional merupakan seperangkat alat bermain yang mengandung unsur pendidikan yang didesain secara manual dengan memanfaatkan bahan sederhana dari sekitar, serta memiliki tujuan untuk melatih keterampilan anak. Alat permainan edukatif tradisional antara daerah satu dengan lainnya berbeda-bedabentuknya, meskipun ada yang sama terkadang pengistilahan dan cara bermainnya berbeda-beda.

Contoh Alat Permainan Edukatif Tradisional
Contoh alat permainan edukatif tradisional diantaranya petak umpet, bentengan, egrang, boi-boian, kelereng, bentikan, lompat tali, ular naga, engklek, congklak dan lain lain sesuai dengan daerah masing-masing.
Kelebihan dan Kekurangan Alat Permainan Edukatif Tradisional

Kelebihan:
Bahan mudah didapatkan dari lingkungan sekitar
Tidak mengandung zat kimia berbahaya
Dapat melatih fisik-motorik, sosial-emosional dan kreativitas
Melestarikan APE peninggalan nenek moyang
Biaya cukup murah

Kelemahan:
Warna dan bentu kurang menarik dan bervariasi
Tidak mudah didapatkan secara instan
Menjadikan anak kurang mengenal perkembangan teknologi
Membutuhkan pengawasan dari orang tua/ dewasa
Terdapat perbedaan antara satu daerah dengan daerah lain

Pengertian Alat Permainan Edukatif Modern
Alat permainan edukatif modern merupakan seperangkat alat bermain yang mengandung unsur pendidikan yang didesain secara manual, dengan memanfaatkan bahan-bahan baku seperti plastik, besi, karet dan kayu. Kebanyakan APE modern lebih bersifat invidualis.
Kelebihan dan Kekurangan Alat Permainan Edukatif Modern

Kelebihan:
Mudah diperoleh secara instan
Warna dan bentuk lebih menarik
Memiliki banyak variasi
Dapat mengenalkan teknologi pada anak

Kelemahan:
Bahan mengandung zat kimia
Anak cenderung individualis
Membutuhkan kontrol dari orangtua / dewasa
Dapat melupakan APE Tradisional
Berbiaya mahal

Contoh Alat Permainan Edukatif Modern :
Mobil-mobilan, motor-motoran, kereta-keretaan, pesawat terbang dari bahan plastik, balok angka dari kayu, puzzle dari kayu, mengenal bentuk dari kayu yang diberi warna lebih menarik. Namun alat permainan edukatif modern anak usia dini yang sedang marak saat ini yaitu alat permainan yang berbasis pada teknologi seperti komputer dan handphone.
Berikut akan dijelaskan sedikit cara mengenalkan teknologi pada anak usia dini.

Pada anak usia 0-2 tahun, orangtua dapat memperkenalkannya dengan cara memperdengarkan musik musik yang tenang atau bersifat rohani, karena pada usia ini anak hanya mampu mendengar dan mengenal sekitarnya yang ditimbulkan dari rangsangan gerakan.

Pada usia 3-4 tahun, perkembangan anak sudah mulai meningkat, yaitu anak sudah dapat berbicara dengan menggunakan kalimat yang mudah dimengerti orang dewasa. Untuk itu pengenalan teknologi pada tahap ini lebih meningkat dari tahap sebelumnya. Seperti mengenalkan nabi-nabi melalui film kartun. Pada tahap ini anak tidak hanya mendengar namun juga mampu melihat apa yang didengarnya.

Pada usia 5-6 tahun, pada usia ini perkembangan anak lebih meningkat lagi dari tahap-tahap sebelumnya. Karena pada usia 5-6 tahun anak sudah mampu dikenalkan dengan perangkat keras pada teknologi. Misalnya komputer, anak dikenalkan tentang apa itu mouse, keyboard, cpu, monitor dan printer. Serta dijelaskan tentang fungsi masing-masing dari perangkat tersebut.

(Lailatul Sholehah)
 

Post a Comment

0 Comments